Pengaruh Kebudayaan Dengan Judi Di Indonesia

Indonesia atau yang pada jaman dahulu kala disebut nusantara adalah negara memiliki banyak sekali pengaruh budaya Hindu Buddha yang sangat kental. Maka tak heran jika di Indonesia pengaruh budaya adat istiadat Hindu Buddha sangat lah kuat. Contoh nya seperti peninggalan candi Borobudur dan Prambanan yang sangat terkenal sampai ke manca negara. Hal ini tentunya bukan satu – satu nya saja. Masih ada sangat banyak hal – hal lain yang juga terpengaruh oleh kebudayaan Hindu – Buddha.

Awal Kebiasaan Judi Di Indonesia

Meskipun mayoritas orang Indonesia adalah muslim tapi jumlah penganut agam Hindu Buddha juga tidak sedikit. Seperti contoh di bali dimana mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Hindu. Oleh karena itu bali sangat terkenal dengan kelestarian budaya nya. Salah satunya adalah Judi yang awal mulanya terjadi saat jaman Hindu Buddha, berikut awal terjadinya.

1.Karena Kebiasaan Tradisi Berkumpul Ramai – Ramai

Jika orang Nasrani sebelum menguburkan Jenazah akan diadakan terlebih dahulu semacam upacara penghormatan terakhir. Di  Indonesia pada jaman dahulu setelah jenazah dikuburkan orang orang di kampung dan juga Sanak keluarga pada malam harinya akan berkumpul di rumah orang yang habis meninggal tersebut, Hal ini dilakukan dengan alasan untuk menemani atau menghibur keluarga yang ditinggal meninggal tersebut.

2.Lalu Mencari Hal Untuk Menghabiskan Waktu

pada saat Indonesia masih kental budaya Hindu Buddha hal yang paling sering dilakukan untuk melewati malam hari adalah dengan bermain judi. Karena memang mereka biasanya tidak tidur semalaman kegiatan yang dilakukan pada malam hari tentunya dengan bermain judi hal seperti ini juga dianggap sebagai ajang Silaturahmi antar sesama warga kampung.

Di seluruh dunia ini memang memiliki suatu upacara adat sendiri – sendiri entah itu saat acara pernikahan atau saat ada kematian seseorang, Jika jaman dahulu saat di Indonesia masih kental budaya Hindu Buddha saat setelah upacara pemakaman selesai orang orang akan berkumpul untuk bermain judi, lain halnya saat agama Islam mulai masuk ke Indonesia kegiatan yang mulanya adalah bermain judi lama kelama’an mulai diubah sedikit demi sedikit oleh para wali Songo. Yaitu Walisongo merubahnya dengan membaca surat Yasin atau yang saat ini dikenal sebagai tahlilan Memang awal mulanya tahlilan berasal dari Jawa namun kini juga bisa ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia di luar pulau Jawa.

Judi Tetap Tidak Punah Meskipun Islam Masuk Nusantara.

Setelah ditelaah dan mulai sedikit ada edukasi dari wali songo, Akhirnya judi pun ditinggalkan saat ada upacara kematian seseorang namun bukan berarti judi lainnya begitu saja praktek perjudian tetap ada namun dilakukan di tempat tempat tertentu.

1.Tetap Ada Di Acara Pernikahan Di Kampung

biasanya pada saat upacara pernikahan seseorang pasti masih bisa sering ketemu ada sekelompok orang yang bermain judi terkadang pula sambil meminum minuman keras.

2.Mulai Praktek Secara Sembunyi – Sembunyi

Hari ini seperti sudah wajar di kalangan masyarakat.  Oleh karena itu mulai muncullah bandar bandar yang menyediakan tempat khusus untuk bermain judi karena saat ini jadi dilarang sekarang hukum  Maka tempat praktek perjudian seperti ini umumnya Terdapat di tempat yang tersembunyi dan hanya diketahui oleh orang – orang tertentu.

 

Budaya memang sudah seharusnya kita Lestarikan karena itu adalah jadi diri bangsa kita. Namun sudah seharusnya kita sebagai manusia yang berbudi pekerti, bisa melakukan filter antara mana budaya yang memiliki nilai positif sehingga itu sangat berharga dan harus dilestarikan juga kita harus tetap memikirkan apakah budaya tersebut bisa relevan dengan kehidupan jaman sekarang dan tentunya kebudayaan tersebut tidak melanggar hukum.

error: Content is protected !!